Long March di samping ketua Mao Tse Tung

February 16, 2011

Judul buku : Long March di samping ketua Mao Tse Tung

Penulis  : Tjen Tjan Feng

Penerbit : Guci Media Surabaya (2001)

Buku ini diterbitkan berdasarkan sebuah catatan perjalanan seorang tentara Merah China bernama Tjen tjan Feng, ajudan setia Mao Tse Tung selama Long March Revolusi Tiongkok pada tahun 1930-1936, sejauh 12.500 km, yang melewati 11 propinsi mulai dari Fu Cien, Ciang Si, Kuang Tung, Hu Nan, Kuang Si, Kui Chou, Si Kang, Se Cuan, Kan Su, dan yang terakhir menuju Sansi utara.

Setelah membaca buku ini, memang benar seperti yang telah dipesankan oleh sang kata pengantar di awal-awal, buku ini tidak memaparkan muluk-muluk tentang ideology dan pemikiran ataupun strategi politik dan militer ala Mao Tse Tung, melainkan sebuah kisah sikap dan perilaku sehari-hari dari seorang Mao Tse Tung dalam Long March tersebut.

Layaknya sebuah biografi, buku ini ringan untuk dicerna namun tidak mengurangi berbagai pesan moral yang dibawanya. Paling tidak kita bisa melihat gambaran sosok Mao Tse Tung dari perspektif subjektif lain, yaitu dari ajudan setianya, Tjen Tjan Feng yang kemudian diangkat menjadi Kolonel dan menjabat sebagai panglima sub teritorium Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok atau yang lazim disebut dengan Tentara Merah, yang kadang kala jauh berbeda dari yang pernah kita lihat, dengar dan baca dari referensi-referensi orde baru yang mana Komunis itu identik dengan kekejaman dan tidak berperikemanusiaan. Read the rest of this entry »

Advertisements

%d bloggers like this: