tentang kami

PERPUSTAKAAN BERSAMA

Ingin kami tulis sebagai kata pembukaan seperti Ayu Utami dalam bukunya “untuk negriku Indonesia yang dengan sedih aku cinta” karena memang itulah yang kami kerjakan,dan perasaan kuat itu pula yang sedang kami pikirkan, mungkin terdengar agak sok saat kami ikut mengatakan “untuk negriku Indonesia” karena apa yang sedang kami kerjakan ini kecil sekali sumbangannya bagi negri sebesar Indonesia, tapi kalimat “yang dengan sedih aku cinta” kami akan berani bilang bahwa ini tak terbantahkan, ya kami sedih lahir dan hidup di Indonesia hari ini, tapi kami mencintainya..

Kami lahir dari kemiskinan,dan mengerti benar kata miskin itu dalam benak kami tanpa perlu orang lain (apalagi negara!)untuk bertele membuat definisi dan klasifikasinya, dan kami berterima kasih dengan sebenar-benar terima kasih pada mereka yang membangun sejarah di tanah bumi ini,yang menjadikan kami cinta pada negri ini, yang telah memperkenalkan huruf-huruf hidup yang kemudian menjadi sebuah buku dalam otak kami, huruf-huruf yang tak diajarkan oleh sekolah bentukan Negara yang kemudian kami menyadari bahwa Negara tak lebih hanya mencetak otak-otak kami untuk menjadi mur dan baut yang akan melanggengkan jalannya roda kekuasaan mereka menghisap keringat dan hasil kerja para buruh, petani dan kaum miskin yang tak bermodal.

Para pembangun sejarah bumi inilah yang memperkenalkan pada kami sebuah kata yang tak pernah ada dalam benak kami sebelumnya yaitu kata PEMBEBASAN!!!!, tak hendak berpanjang lebar khawatir menjadi pidato ceremonial yang konyol, kami dengan segala keterbatasan yang melingkupi keadaan kami bermaksud mengabarkan kepada semua bahwa kami telah mendirikan PERPUSTAKAAN BERSAMA,bertempat di Jl.Sunan Giri 4/63 Gresik Jatim kami kumpulkan buku-buku yang kami miliki untuk dapat diakses siapapun secara GRATIS tanpa persyaratan berbelit, kami namakan perpustakaan bersama karena tujuan perpustakaan ini adalah untuk menjalin rasa kebersamaan, memperluas wawasan bersama, diadakan secara bersama, dijaga bersama, dirawat bersama, dimiliki bersama dan dinikmati pahit serta manisnya bersama pula…

Perpustakaan BERSAMA ini mustahil lahir dan hadir tanpa pertolongan dan jerih payah mereka-mereka yang telah begitu mulia untuk memberikan “kebaikan” nya, sehingga usaha kecil ini dapat terwujud hari ini, untuk itu ijinkan kami menyampaikan rasa terima kasih kami kepada:
1. Kawan Didik Iskandar S.E, yang telah menyalakan lilin pertama sehingga kami dapat membaca huruf-huruf itu.
2. Kawan Jimi dari PRP (Perhimpunan Rakyat Pekerja) atas sumbangan buku-bukunya, serta persahabatan dan pendampingan yang tak pernah mengenal letih dan pamrih.
3. Ahmad Buchori Susanto SPdI di Tokyo Jepang atas buku-buku, materi dan persaudaraannya yang begitu berharga.
4. Kawan Iwan Soebakri Spd di SMA Trimurti Surabaya atas sumbangan, kerja keras dan optimisme yang meniupkan hawa segar bagi kami.
5. Kawan Hari Muhammad di Palermo Italia atas bantuan dan persahabatan serta cerita tentang benua biru yang menjadikan gambar Eifel seakan didepan mata, datang untuk menginspirasi.
6. Kawan-kawan dari SEBUMI (Serikat Kebudayaan Masyarakat Indonesia) jogjakarta, mbak Dian Septi dan semua kawan dari JNPM (Jaringan Nasional Perempuan Mahardika), dan seluruh kawan-kawan yang sedang “berderap dan membangun” di seluruh Indonesia dan dunia atas solidaritasnya kepada kaum lemah dan tertindas yang telah menyadarkan kami bahwa tak akan pernah berdiri SENDIRI MELAWAN DUNIA…!!
7. semua pihak yang tak dapat kami tuliskan semua disini, dan terima kasih kepada kami sendiri teman-teman dari komunitas SOREZ (ngisor wit keres) yang telah menyisihkan rupiahnya yang begitu berharga (karena untuk memperoleh rupiah itu bekerja sebagai buruh rendahan adalah tak akan pernah mudah dan murah), waktu pikiran dan tenaga untuk mewujudkan sebuah impian mulia, impian mewujudkan dunia tanpa penindasan, dengan langkah kecil pertama yaitu perpustakaan bersama ini.

Kami sadar bahwa apa yang kami kerjakan ini mungkin tak begitu berharga, tapi kami percaya keterbatasan dan kemiskinan bukanlah halangan untuk berbuat yang bermanfaat untuk bersama meski itu terlihat remeh dan kecil tapi pasti berarti, tak ada yang akan sia-sia dari setiap usaha, dan karena keterbatasan kami pula yang menjadikan kami tak muluk-muluk dalam usaha ini. Segala kritik saran bantuan baik itu materi, buku, tulisan, terbitan, dan yang lain tentu akan sangat berarti bagi perpustakaan kecil kami ini(dan tentu dengan senang hati kami terima), kami sadar idealnya bahwa buku-buku yang ada dalam sebuah perpustakaan menjangkau dari usia playgroup hingga dewasa, tapi karena keterbatasan (lagi! dan lagi!) yang akhirnya memaksa kami memaksimalkan apa yang ada dan kami punya, jadi mohon maaf jika koleksi perputakaan kami tak sesuai dengan bayangan anda, terakhir sebelum kami cantumkan daftar koleksi buku-buku kami, tak ada yang menguatkan langkah selain harapan baik di depan, semoga perpustakaan ini bukanlah akhir perjalanan kami dalam merebut dan meraih impian-impian kami, tapi adalah langkah awal kecil menuju surga, sebuah dunia tanpa penindasan itu, terima kasih atas perhatiannya mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan yang ada pada dan dari kami, salam pembebasan dan SELAMAT MEMBACA…!!

Kami telah mual
bau bangkai kata-kata
memoles bingkai-bingkai tua
dari cermin omong kosong
Kami mau:
jantung hidup,
darah merah,
dendang lantang,
pukulan nadi
yang menderas napas,
kian deras,hingga balapan
dengan tanggapan
otak dan hati,
otak dan hati sendiri,

(kutipan dari Sajak Liar karya Taslim Ali)

————————————————————————————————

9 Responses to tentang kami

  1. wah…selamat ya…semoga perpustakaan yang didirikan ini bermanfaat untuk mencerdaskan generasi bangsa Indonesia..🙂

  2. Oejank Indro says:

    Buka cabang di Depok yok..
    Saya kemarin juga baru saja buat perpustakaan kecil2an di sekretariat Ikatan Mahasiswa Gresik Jabodetabek..haha
    Saya benar-benar bangga menjadi salah satu mahasiswa dari Gresik yang mendalami Ilmu Perpustakaan..

    • jelas merupakan sebuah cita-cita besar kami bhwa perpustakaan kami dapat berkembang dan manfaat bagi masyarakat luas, oleh karena itu untuk awal mari kita saling berkomunikasi dulu.
      jikalau kawan pulang ke Gresik, dan kebetulan ada waktu luang mampir saja ke perpus kami.
      trims atas atensinya.

  3. miaww says:

    ngefans berat ama ayu utami ya?
    kenapa?….

    • bahasanya yang jujur, terlepas beberapa pihak yang tidak menyukai gaya bahasa yang mungkin terlihat vulgar, lihat saja dalam novelnya SAMAN…( mesti baca deh )

      trims atas atensinya, tak lupa tetep kami teriakkan

      ATAS NAMA PENGALAMAN, KAMI TETAP MEMBACA

      Salam

  4. yaumil says:

    mau tanya, jujur itu dari mana mngelihatny?
    kalau bleh berbagi dari ayu utami sisimananya yg jujur? dan penulis ada yg gk jujur??
    atau bahasa jujur adalah bhasa kevulgaran??

    slamat atas berdirinya gudang ilmu manusia.
    dan di mulainya sebuah peradaban manusia..
    perdaban pengetahuan….

    hehehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: