Ada Yang Pengen Jadi Orang Jelek???

May 23, 2012

Oleh : Iwan Soebakree*

Tetralogi Pulau Buru, Pramudya Ananta Toer sudah selesai aku baca. Segala pembicaraan dengan kawan tentang kemana larinya permasalahan yang dibahas dalam novel itu sudah berulang-ulang kami bicarakan dan herannya seperti tidak ada habisnya. Dalam beberapa pembicaraan aku terdiam karena yang dibahas yang kebetulan tidak menancap di memori otakku. Entah terlewat atau memang bisa jadi daya tangkapku yang kurang, tapi  justru aku malah senang karena dengan pembahasan itu seakan-akan melengkapi hal-hal yang aku lewatkan tadi. Aku manggut-manggut dan pikiranku melayang ke masa lalu. Ya benar. Aku mengalami seperti yang ada dalam novel itu, dan mungkin juga terjadi pada manusia-manusia lain. Sebuah kultur sosial yang menurutku harus diluruskan. Aku sendiri kurang menguasai tentang teori-teori sosial atau teori tetek bengek lainnya. Jadi dalam tulisan ini, semua mengalir berdasarkan apa yang ada di kepalaku. Dan mohon maklum pada anda-anda yang mengerti, karena aku hanya ingin menulis.

Aku terlahir dengan rambut keriting (dari mana dan kapan istilah keriting itu muncul aku sendiri tidak tahu) yang aku yakin itu adalah pengaruh gen dari bapakku. Sejak kecil keriting rambutku ini sudah dimanfaatkan oleh teman-teman masa kecilku sebagai bahan olok-olokan mereka. Begitupun saat beranjak dari SD ke SMP terus ke SMA, sasaran olok-olok karena keriting rambut terus menghujani aku. Sekali waktu aku merana dan bertanya-tanya, mengapa rambutku harus keriting? Ahh… andai saja rambutku gak keriting pasti aku tidak akan dapat olok-olok seperti ini. Keluh kesahku semakin sering muncul seiring dengan olokan-olokan yang semakin gencar dengan berbagai modifikasi. kiranya benar juga seperti yang dikatakan seorang teman belakangan. Di negeri yang aneh ini yang miskin adalah yang salah. Dan dalam aspek pergaulan sosial masyarakat kita, orang miskin itu salah satunya adalah aku yang berambut keriting, mereka yang berkulit hitam (meski bukan negroid), yang berbibir tebal, bermata sipit, hidung pesek, dan lain sebagainya. Selanjutnya apa yang akan mereka katakan tentang keluh kesah ini?? Salah sendiri rambutmu kriting! Jeedeeerrr…. Akhirnya aku tetap jadi orang yang salah. Fiuhh… berattt….!! Read the rest of this entry »


%d bloggers like this: