Catatan Gila Soal Cinta (Bag. 1)

November 9, 2011

Oleh : Kyand Cavalera*)

Selamat malam dan selamat berjumpa kembali alat kerja. Maaf, aku ingin sedikit Romantisme sedikit. Kugambarkan sedikit keadaan atau suasana saat aku bersamamu. Sebab tentu saja kau tak bisa berucap bukan, makanya aku yang menggambarkannya untukmu. Malam ini di peralihan hari dari hari minggu ke senin. Cuacanya cerah sekali dan angin bergulung – gulung di depan rumah. Syukurlah juga disini air cukup berlimpah ruah.

Maaf kalau panggilanmu kurang mesra. Dear diary terlalu cute ( imut ), dan tentu saja kurang cocok. Alat propaganda juga kurang cocok dan terlalu berbau politik. Tapi tenang saja kau tetap akan kuberi nama, dan namamu adalah Alat kerja. Biar terkesan kaku  tetap tak kurang makna, style retro atau klasik. Aku ingin berbagi kisah padamu malam ini. Bisa juga dibilang curhat. Jujur, aku sedang jatuh cinta. Tentu kau tahu maksudku bukan ?? Aku ulangi AKU JATUH CINTA.

Ah, percuma juga. Akan aku gambarkan padamu kawan. Cinta adalah ( terdiam berpikir mencari arti tentang cinta namun tak juga dapat ) Terlalu banyak tafsirah mengenai barang yang satu itu. Tapi yang jelas banyak orang yang mengagungkannya. Aku jatuh cinta pada seorang gadis kawan. Tentu saja cantik parasnya, seorang bidadari. Tinggi semampai dengan wajah bak pualam. Hidungnya mancung seperti Bapaknya R.A Kartini, itu kalau pernah lihat fotonya. Bisa kau lihat foto itu di buku “Panggil Aku Kartini Saja” karya Pramoedya Ananta Toer. Bibirnya mirip Angelina Jolie, seksi. Tentu saja ditambah perangkat – perangkat yang menarik lainnya. Kalau sudah begini aku teringat ibu. Kau ingin tahu bagaimana awalnya, hingga aku dibuat gila olehnya. Akan kuceritakan. Read the rest of this entry »

Advertisements

%d bloggers like this: