Profil Perpustakaan Bersama

PERPUSTAKAAN BERSAMA

Ingin kami tulis sebagai kata pembukaan seperti Ayu Utami dalam bukunya “untuk negriku Indonesia yang dengan sedih aku cinta” karena memang itulah yang kami kerjakan,dan perasaan kuat itu pula yang sedang kami pikirkan, mungkin terdengar agak sok saat kami ikut mengatakan “untuk negriku Indonesia” karena apa yang sedang kami kerjakan ini kecil sekali sumbangannya bagi negri sebesar Indonesia, tapi kalimat “yang dengan sedih aku cinta” kami akan berani bilang bahwa ini tak terbantahkan, ya kami sedih lahir dan hidup di Indonesia hari ini, tapi kami mencintainya..

Kami lahir dari kemiskinan,dan mengerti benar kata miskin itu dalam benak kami tanpa perlu orang lain (apalagi negara!)untuk bertele membuat definisi dan klasifikasinya, dan kami berterima kasih dengan sebenar-benar terima kasih pada mereka yang membangun sejarah di tanah bumi ini,yang menjadikan kami cinta pada negri ini, yang telah memperkenalkan huruf-huruf hidup yang kemudian menjadi sebuah buku dalam otak kami, huruf-huruf yang tak diajarkan oleh sekolah bentukan Negara yang kemudian kami menyadari bahwa Negara tak lebih hanya mencetak otak-otak kami untuk menjadi mur dan baut yang akan melanggengkan jalannya roda kekuasaan mereka menghisap keringat dan hasil kerja para buruh, petani dan kaum miskin yang tak bermodal. Read the rest of this entry »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: