Profil Perpustakaan Bersama

March 26, 2011

PERPUSTAKAAN BERSAMA

Ingin kami tulis sebagai kata pembukaan seperti Ayu Utami dalam bukunya “untuk negriku Indonesia yang dengan sedih aku cinta” karena memang itulah yang kami kerjakan,dan perasaan kuat itu pula yang sedang kami pikirkan, mungkin terdengar agak sok saat kami ikut mengatakan “untuk negriku Indonesia” karena apa yang sedang kami kerjakan ini kecil sekali sumbangannya bagi negri sebesar Indonesia, tapi kalimat “yang dengan sedih aku cinta” kami akan berani bilang bahwa ini tak terbantahkan, ya kami sedih lahir dan hidup di Indonesia hari ini, tapi kami mencintainya..

Kami lahir dari kemiskinan,dan mengerti benar kata miskin itu dalam benak kami tanpa perlu orang lain (apalagi negara!)untuk bertele membuat definisi dan klasifikasinya, dan kami berterima kasih dengan sebenar-benar terima kasih pada mereka yang membangun sejarah di tanah bumi ini,yang menjadikan kami cinta pada negri ini, yang telah memperkenalkan huruf-huruf hidup yang kemudian menjadi sebuah buku dalam otak kami, huruf-huruf yang tak diajarkan oleh sekolah bentukan Negara yang kemudian kami menyadari bahwa Negara tak lebih hanya mencetak otak-otak kami untuk menjadi mur dan baut yang akan melanggengkan jalannya roda kekuasaan mereka menghisap keringat dan hasil kerja para buruh, petani dan kaum miskin yang tak bermodal. Read the rest of this entry »


Kegiatan Diskusi Bulan Maret 2011

March 26, 2011


Mereka Yang Dilumpuhkan – Pramoedya Ananta Toer

March 25, 2011


Oleh : Kyand Cavalera*

Mengisahkan tentang Abas dan penjara Bukit Duri. Penjara bagi anak – anak Indonesia yang dipenjarakan oleh Belanda karena sebab dianggap berbahaya. Manusia – manusia Belanda sendiri yang ditipu pemerintahannya. Tempat yang tak seharusnya dihuni manusia yang sesuai kodratnya bebas. Tekanan batin dan fisik yang ditumpahkan kepada tubuh – tubuh mereka yang dilayakkan seekor kuda. Dan pemilik tubuh tak punya kuasa atas tubuhnya, dengan kata lain hak nya sebagai manusia hilang oleh kekuasaan penjajah ( baca: Belanda ). Dan mau tak mau harus diterima. Yang dengan tertutupnya pintu penjara, mereka ini meninggalkan dunia bebas dan tak tahu kapan akan menghirup udara bebas diluar.

Tentu saja tak ada beda dengan lingkungan dunia luar yang menciptakan watak dan karakter manusia, lingkungan penjara juga menciptkannya. Dengan tekanan fisik dan batin yang dibebankan, dikungkungkan  pada tiap – tiap penghuninya. Luas penjara yang hanya tak seberapa tak mampu membendung kuatnya luapan kebebasan penghuninya. Sehingga manusia bui ini lebih memilih menyembunyikan wajah asli mereka dalam sel tahanan sempit. Gambaran kekangan rantai penjajahan. Read the rest of this entry »


Siluet Sepuluh Menitan (Kisah di Stasiun Gubeng)

March 22, 2011

 

Oleh : Kyand Cavalera*

Tak ada yang bisa kubilang selain panas dan sesak dari kota Surabaya. Meski musim sedang tak tentu, tetap saja Surabaya panas dan sesak. Tapi aku lihat mendung sedang berjalan perlahan dan mulai menutupi sebagian selatan. Aku yang sedari tadi hany bisa menunggu dan menunggu akhirnya bosan juga. He’, bukankah menunggu adalah hal yang paling dibosankan oleh manusia, sebagian mungkin. Tapi terasa juga olehku, bosannya menunggu.

Kupandang juga akhirnya sawah dan ikan – ikan kecil yang berkecibak dari tadi. Melihat – lihatsekitar dan menunggu apakah dia akan datang dan acara yang sudah terjanji akan terlaksana. Dia belum datang juga. Padahal, bangsa katanya sudah merdeka tapi masih membudaya yang seperti beginian. Aku sadar kadangkala aku juga ikut membudayakan jam karet. Dia belum datang juga. Terpaksa juga akhirnya pena dan notebook kecil ini kukeluarkan. Mencoba menuliskan apa yang terjadi hari ini. Dia belum datang juga. Perempuan yang akan kembali pulang yang hanya bertemu dan bercakap dalam durasi total satu sampai satu setengah jam di dua hari aku bertatap muka dengan dia. Ingin berlama – lama namun dia tak berkenan sepertinya. Dia, sepupunya dan temannya datang akhirnya.

“ Sudah lama nunggu “. Basa – basi yang biasa. Tersenyum. Lalu berangkat. Tak banyak yang kubicarakan dalam perjalanan selain hal yang biasa saja. Bercerita membanggakan diri. Bercerita tentang rencana kedepan, hal yang biasa bagi para penarik minat hati perempuan. Yang ingin kuubah. Proses kata kawanku. Meski susah. Kumulai perbincangan saat saling diam. Read the rest of this entry »


Sang Pemimpi dan Inspirasi

March 14, 2011

Judul Buku       : Sang Pemimpi
Penulis              : Andrea Hirata
Penerbit            : Bentang Pustaka

Oleh : Iwan Soebakree*

Buku ini merupakan sequel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi yang ditulis Andrea Hirata. Terlepas dari segala kekurangan dan kelebihan buku ini, semua pembaca novel ini menyepakati bahwa Sang Pemimpi sangat inspiratif. Buku ini seakan meneruskan kesukesan Laskar Pelangi yang terbit sebelumnya. Sesuai dengan judulnya “Sang Pemimpi” yang menceritakan kisah para perajut Mimpi dari Tanah Belitong. Mereka adalah Ikal (dewasa), Arai dan Jimbron. Tetap menampilkan sebuah kesederhanaan seperti halnya Laskar Pelangi, namun penuh semangat juang dalam meraih mimpi-mimpi mereka.

Pada saat anda membaca awal dari buku ini, mungkin anda akan tertawa dan menggeleng-gelengkan kepala membaca kekonyolan dan kenakalan dari tokoh-tokoh didalamnya. Sampai-sampai sebutan “berandal” disematkan kepada mereka. Keanggunan bahasa dan segala daya tariknya mampu menyedot anda kedalam dunia mereka, sehingga seakan-akan anda dapat merasakan menjadi bagian dari cerita. Sempat saya tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah jimbron yang tergila-gila dengan kuda, trenyuh melihat kepedulian seorang Arai terhadap sesamanya. Sesuatu hal yang jarang terjadi dalam kehidupan sekarang.

Potret-potret kecil perjalanan mereka yang memiliki efek filosofis dan sarat akan pesan moral, akan langsung menusuk kedalam sanubari anda. Selingan humor yang kadangkala muncul, dibalut dengan keadaan yang serba tidak berdaya, terasa halus, sehingga tanpa terasa anda akan tertawa sekaligus menangis. Namun, arti perjuangan hidup dalam kemiskinan yang membelit dan cita-cita yang gagah berani dalam kisah dua orang tokoh utama buku ini: Arai dan Ikal akan menuntun Anda melihat ke dalam diri sendiri, memantik semangat anda, sehingga akhirnya anda berani berkata “Tidak” pada semua keputusasaan dan tak akan menyerah pada segala ketakberdayaan karena keadaan. Read the rest of this entry »


Tips Memilih Laptop Bekas

March 12, 2011
foto laptop 

Maraknya “laptop bekas” di pasaran menjadikan sebuah alternatif untuk memiliki sebuah laptop. Harganya yang sangat mahal, membuat hanya sebagian kecil orang yang memiliki laptop. Akan tetapi dengan adanya banyaknya laptop bekas membuat orang dipermudah untuk memiliki sebuah laptop.

Kelebihan laptop bekas ialah harganya yang miring atau murah. Akan tetapi kualitas menjadi taruhannya. Banyak laptop bekas yang bagus dilihat dari luar saja. Sedangkan dalamnya perlu dicek kembali. Berikut ini ada tips memilih laptop bekas sebelum anda membelinya.

1. Lihat casing laptop. Casing yang baret/tergores menunjukkan laptop tersebut kurang dirawat. Tentunya hal ini mempengaruhi bagian dalamnya. Apalagi bila sampai retak berarti laptop tersebut sudah pernah jatuh. Read the rest of this entry »


Laskar Pelangi

March 11, 2011

Judul buku/novel : Laskar Pelangi
Penulis : Andrea Hirata
Penerbit : Bentang Pustaka •

Laskar Pelangi mengisahkan anak-anak Belitung yang masih memiliki impian, harapan, dan cinta. Sekolah mereka, SD Muhammadiyah, merupakan sekolah yang terancam bubar jika jumlah murid tahun ajaran baru tidak mencapai sepuluh orang. Kehadiran anak kesepuluh disambut suka cita oleh semua orang. Ini merupakan awal mencapai mimpi-mimpi mereka.

SD Muhammadiyah mengajarkan banyak hal kepada anak-anak Laskar Pelangi. Tiadanya fasilitas sekolah yang memadai, tak membuat mereka kehilangan kreativitas. Mereka terus belajar, berkembang, dan semakin dewasa. Hari-hari yang mereka lalui pun membuat persahabatan mereka semaikn erat. Read the rest of this entry »


%d bloggers like this: